Tahap 1 : Literasi Keuangan
Tahap pertama merupakan proses literasi keuangan yang bertujuan membantu peserta magang memahami kondisi keuangannya selama berada di Jepang.
Melalui pengisian data pemasukan, pengeluaran, tabungan, dan sisa masa magang, sistem akan menghitung estimasi modal bisnis yang dapat dikumpulkan sebelum kembali ke Indonesia.
1. Tabungan Saat Ini
Masukkan total uang yang Anda miliki saat ini, baik yang berada di Jepang maupun di Indonesia.
Contoh sumber tabungan:
- Tabungan Bank Jepang
- Tabungan Bank Indonesia
- Uang Tunai
- Dompet Digital (Opsional)
2. Pemasukan Bulanan
Masukkan seluruh pemasukan yang diterima setiap bulan selama berada di Jepang. Nominal yang dimasukkan merupakan rata-rata pemasukan per bulan.
Contoh pemasukan:
- Gaji Pokok
- Upah Lembur
- Bonus
- Insentif
- Penjualan Produk
- Pendapatan Lainnya
3. Biaya Hidup di Jepang
Masukkan seluruh pengeluaran rutin setiap bulan selama tinggal di Jepang. Nominal yang dimasukkan merupakan rata-rata pengeluaran per bulan.
Contoh biaya hidup:
- Makan
- Asrama / Tempat Tinggal
- Pajak
- Transportasi
- Internet / Pulsa
- Listrik / Air / Gas
- Hiburan
- Kebutuhan Harian
4. Kiriman Uang Keluarga
Masukkan rata-rata uang yang dikirim kepada keluarga setiap bulan selama berada di Jepang.
Nominal ini akan dihitung sebagai pengeluaran bulanan.
5. Biaya Keinginan
Masukkan pengeluaran yang hanya dilakukan satu kali selama masa magang atau sebelum memulai bisnis.
Contoh:
- Laptop
- Handphone
- Kamera
- Pulang ke Indonesia
- Belanja Pribadi
- Peralatan Usaha
6. Sisa Bulan di Jepang
Masukkan jumlah bulan yang masih tersisa hingga kontrak magang di Jepang selesai.
Nilai ini digunakan untuk memperkirakan total tabungan yang masih dapat dikumpulkan sebelum kembali ke Indonesia.
Ringkasan Perhitungan Modal Bisnis
Sistem akan menghitung estimasi modal bisnis berdasarkan pemasukan, pengeluaran rutin, tabungan saat ini, dan biaya keinginan yang hanya dihitung satu kali.
(Sisa Uang Bebas × Sisa Bulan)
+ Tabungan Saat Ini
− Total Biaya Keinginan (Sekali)